Penjaga Bunga
itu bukan aku, diriku selalu bisa berdansa dan berpuisi ria, engkau sangat merona 'hei angkat daguku' sialan aku tidak mampu menatap nya bahkan bukan karena dia merona , sebentar 'ini perasaan apa?' kenapa semua hilang? 'Hei aku cuma ingin mencumbui kembali tatapan itu' , ini apa ? 'hah' kamu siapa? 'oh tidak aku hanya keparat jalan yang diam-diam ingin sekali meresap rasa lelah mu dengan memeluk sedikit dari bagian tubuh suci itu.